Ferry.VK

Kerja Bangun Konstruksi

Ferry.VK

Kerja Bangun Konstruksi

Ferry.VK

Kerja Bangun Konstruksi

Ferry.VK

Kerja Bangun Konstruksi

Ferry.VK

Kerja Bangun Konstruksi

Jumat, 12 Juni 2020

Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Produktifitas

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas 
Ada lima faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas suatu pekerjaan konstruksi antara lain lingkungan, peralatan, pekerja, material, dan manajemen.

  • Lingkungan (Environtment)

Dalam pembangunan sebuah proyek konstruksi pastilah tidak lepas dari lingkungan karena setiap proyek konstruksi pasti merusak lingkungan.Hal ini membuat faktor lingkungan menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas suatu pekerjaan. Beberapa hal yang harus diperhatikan karena dapat mengganggu masyarakat sekitar yaitu : kerusakan bangunan sekitar, kerusakan jalan ke proyek, suara bising yang mengganggu, getaran, kemacetan lalu lintas di sekitar proyek, dan sebagainya. 
 


Baca Lagi

Rabu, 10 Juni 2020

Penerapan SCM dalam Industri Konstruksi

Supply Chain Management merupakan serangkaian kegiatan yang meliputi koordinasi, penjadwalan, dan pengendalian terhadap pengadaan, produksi kerja, persediaan dan pengiriman produk yang mencakup administrasi harian, operasi , logistik dan pengolahan informasi pada waktu dan tempat yang tepat dengan cara yang paling efisien.


Dunia bisnis seringkali bisa dianggap sebagai medan pertempuran oleh sebagian pelaku usaha, sehingga untuk memenangkan pertempuran diperlukan sebuah upaya strategi yang tepat. Saat ini kompetisi bisnis tidak lagi dianggap sebagai kompetisi antar perusahaan melainkan sudah dianggap sebagai kompetisi antar jaringan. Tidak ada satupun intitusi yang berdiri sendiri mampu bertahan tanpa membangun relasi dengan para mitra usahanya.
Untuk memenangkan kompetisi, SCM menjadi sangat strategis, karena bermanfaat untuk mencapai linkage dan koordinasi antar proses dari semua elemen dalam sebuah mata rantai (supplier/vendors dan customers). Tujuannya adalah demi meningkatkan competitive advantage perusahaan yang berorentasi pada customer value.



SCM juga di yakini dapat menghasilkan tingkat efiesiensi yang tinggi. Perusahaan tidak lagi di hantui untuk selalu hanya berpatokan kepada inventory dalam menjalankan aktifitas bisnisnya, akan tetapi semakin terpusat dalam mengelola dan mengintegrasikan sebuah informasi dalam jaringan yang mereka miliki. Mengintegrasikan informasi akan sangat meningkatkan proses koordinasi antar mitra usaha kearah yang lebih strategis sehingga pada akhirnya memungkinkan untuk terjadinya share resources dan risiko dalam aktifitas bisnis. Perusahaan akan semakin efisien karena lebih terfokus pada bisnis inti dan menjadi lebih special.


Kompetisi bisnis juga tidak lagi fokus pada price atau harga, dimana dulu dianggap harga murah akan selalu menjadi strategi yang terbaik. Saat ini customer sudah menginginkan lebih dari sekedar harga. Strategi pada “customer value” dengan memberikan nilai lebih pada customer akan menjadi sangat strategis. Kecenderungan customer saat ini bukan hanya sekedar harga murah namun juga pelayanan yang baik (responsiveness, reliability, resilience, dan relationship). Dengan konsep ini, SCM sangat penting karena berperan strategis dalam meningkatkan customer service dan relationship sehingga berujung pada peningkatan loyalitas pelanggan.  


Tantangan Kinerja dan Produktifitas Industri Konstruksi ( Implementasi BIM )

Industri konstruksi merupakan salah satu industri terbesar di dunia, dimana dengan semakin meningkatnya populasi penduduk, maka akan semakin meningkat pula permintaan di bidang konstruksi. Hal ini tentunya terkait dengan berbagai permasalahan dan tantangan khususnya di bidang kinerja dan produktivitas, keuntungan perusahaan, maupun keberlanjutan lingkungan. Selama ini, permasalahan yang sering terjadi di dalam industri konstruksi tradisional adalah :


  • Konflik dan kesalahpahaman antar pihak terkait karena alur informasi yang kurang jelas dan tidak tercatat dengan baik;
  • Engineer kurang detail dalam menjelaskan dan mendeskripsikan masalah yang terjadi di lapangan melalui gambar 2D (gambar kerja)
  • Terjadinya pengerjaan ulang dan keterlambatan waktu pelaksanaan pekerjaan karena masalah pelaksanaan baru diketahui setelah proyek berjalan
  • Biaya yang membengkak dan mutu pekerjaan kurang baik akibat re-work dan keterlambatan waktu pengerjaan
  • Ketidak akuratan dalam perhitungan material maupun pekerjaan


  • Penggunaan software konvensional yang beragam untuk satu proyek (AutoCad untuk desain gambar, SAP untuk analisa struktur, Ms. Excel untuk perhitungan volume dan biaya, dan Ms. Project untuk penjadwalan)
  • Pemakaian/konsumsi kertas untuk mengeprint dan mengevaluasi gambar kerja yang semakin meningkat apabila terjadi rework


Senin, 08 Juni 2020

Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dalam Rangka Penanggulangan Darurat COVID-19

Covid-19 impact on Construction Work
Perlunya mengidentifikasi dan mengelola risiko konstruksi selama masa Pandemi Virus Corona. Dalam setiap Proyek Konstruksi selalu ada risiko-risiko yang tipikal, 


Namun dampak Pandemi Covid - 19 saat ini telah membuat serangkaian risiko baru yang tak terbayangkan hanya beberapa bulan yang lalu, maka alangkah baiknya pemilik proyek dan kontraktor bersama-sama harus mengidentifikasi dan mengelola risiko ini ,


Maka sambil menavigasi ( menuju arah perjalanan baik ) tambal sulam perubahan dan sering kali tidak konsisten. Pandemi berakibat  pada Dampak keuangan, Keamanan lokasi proyek, Gangguan dalam rantai pasokan material sampai kekurangan tenaga kerja.



Sabtu, 06 Juni 2020

Resiko Hujan Dalam Proyek Konstruksi

Risiko hujan menimbulkan kendala pada proyek konstruksi yang dapat menyebabkan adanya kehilangan waktu kerja.  Pada umumnya, klausul kontrak memberikan kompensasi berupa  perpanjangan waktu untuk kondisi cuaca yang tidak normal dan tidak dapat diantisipasi sebelumnya. Meskipun demikian, hal tersebut tidak menghalangi kontraktor untuk menjadikan kehilangan waktu kerja akibat hujan sebagai salah satu penyebab keterlambatan proyek untuk memperoleh perpanjangan waktu. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan kontrak tentang risiko hujan, dampak risiko hujan terhadap pekerjaan konstruksi, dan kendala yang disebabkan oleh hujan pada proyek kontruksi. Beberapa Hasil menunjukkan di dalam kontrak jarang terdapat klausul khusus yang mengatur tentang risiko hujan.



Kontraktor dan pemilik proyek telah mengetahui adanya risiko hujan dari tahap perencanaan. Kontraktor memiliki persiapan agar pelaksanaan proyek tidak terganggu oleh adanya kehilangan waktu kerja akibat hujan. Kontraktor dan pemilik proyek menyatakan bahwa pekerjaan dengan dampak risiko hujan  dan kendala akibat hujan yang paling sering terjadi adalah berkurangnya produktivitas tenaga kerja. 


Dengan demikian, pengaturan risiko hujan dalam kontrak dapat diterapkan pada jenis proyek yang memiliki dampak risiko hujan yang besar untuk menghindari perselisihan kontraktor dengan pemilik proyek.


Risiko Hujan Baca Lagi

Pelaksanaan Pekerjaan Persiapan

Pekerjaan persiapan harus direncanakan sebelum masa pelaksanaan suatu proyek kontruksi. Bahkan, pekerjaan ini harus telah disiapkan pada saat tender proyek dan dijadikan bagian dari penawaran tender proyek bersangkutan. Perencanaannya dibuat sedemikian rupa sehingga dapat diperoleh suatu hasil perencanaan yang efisien, namun bisa mencakup segala pekerjaan yang diperlukan untuk pelaksanaan proyek tersebut 


Pelaksanaan Pekerjaan Persiapan harus menerapkan metode yang tepat Sebelum pelaksanaan pekerjaan pokok suatu proyek konstruksi, pekerjaan yang pertama harus dilakukan adalah pekerjaan persiapan. Pekerjaan persiapan ini, dilakukan baik untuk proyek-proyek pembangunan gedung bertingkat, proyek pembangunan airport,jembatan, jalan, pelabuhan, dermaga maupun proyek lainnya, yang mana secara umum tidak banyak berbeda. Besar kecilnya, mudah atau sulitnya tergantung pada masing-masing proyek yang akan dikerjakan  



Ada beberapa pekerjaan persiapan yang harus dilakukan kontraktor dalam pelaksanaan proyek
konstruksi, diantaranya :
  • Perencanaan Site Plan
  • Perhitungan Kebutuhan Sumber Daya
  • Pembuatan Shop Drawing
  • Pengadaaan Material untuk Pekerjaan Persiapan
  • Mobilisasi Peralatan
  • Pelaksanaan di Lapangan  


Jumat, 05 Juni 2020

Pengendalian Biaya Konstruksi

Pengendalian merupakan salah satu fungsi dari manajemen proyek yang bertujuan agar pekerjaan-pekerjaan dapat berjalan mencapai sasaran tanpa banyak penyimpangan. Pengendalian proyek adalah suatu usaha sistematis untuk menentukan standar yang sesuai dengan sasaran perencanaan, merancang sistem informasi, membandingkan pelaksanaan dengan standar, menganalisis kemungkinan adanya penyimpangan antara pelaksanaan dengan standar, dan mengambil tindakan pembetulan yang diperlukan agar sumber daya yang digunakan secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai sasaran 



Sumber daya proyek khususnya proyek konstruksi terdiri dari material, tenaga kerja, pendanaan, metode pelaksanaan dan peralatan. Sumber daya direncanakan untuk mencapai sasaran proyek dengan batasan waktu, biaya dan mutu. Tantangan pada pelaksanaan proyek adalah bagaimana merencanakan jadwal waktu yang efektif dan perencanaan biaya yang efisien tanpa megurangi mutu. Waktu dan biaya merupakan dua hal penting dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi selain mutu, karena biaya yang akan dikeluarkan pada saat pelaksanaan sangat erat kaitannya dengan waktu pelaksanaan pekerjaan. Biaya proyek pada proyek konstruksi dibedakan menjadi dua jenis yaitu biaya langsung (Direct Cost) dan biaya tidak langsung (Indirect Cost). 

BIM ArchiCAD


ArchiCAD adalah sistem perangkat lunak BIM yang ditawarkan oleh GraphiSoft® Incorporated. ArchiCAD membuat BIM 3D dan semua dokumentasi serta visualisasi yang diperlukan. Berdasarkan pengetahuan mendalam tentang proses arsitektur, BIM ArchiCAD mensimulasikan cara yang nyata bangunan dibangun. Alat BIM ArchiCAD mencakup semuanya dari perencanaan kota hingga perincian rumit, dari studi fungsional hingga desain kompleks 




ArchiCAD memungkinkan menggabungkan kebebasan arsitektur dengan BIM dengan seperangkat alat komprehensif yang mendukung proses desain. Ini memiliki kemampuan pemodelan langsung di lingkungan BIM asli, dengan alur kerja BIM ujung ke ujung menggunakan koneksi berbasis prioritas dan bahan bangunan cerdas, serta analisis yang ditingkatkan alat. Platform ini juga menawarkan integrasi cloud yang membantu pengguna membuat dan menemukan objek dan komponen khusus yang mereka butuhkan untuk melengkapi model BIM mereka.



BIM Autodesk Revit

Dalam tulisan ini, Revit digunakan di sebagian besar contoh dan latihan. Penjelasan singkat tentang sistem BIM ini diberikan selanjutnya. Platform Revit untuk BIM adalah sistem desain dan dokumentasi yang mendukung desain, gambar, dan jadwal yang diperlukan untuk proyek konstruksi .





Kawasan Konservasi lokasi proyek

Mutis-Timau di Timor Barat
Tanah hutan di Timor memegang peranan penting bagi konservasi keanekaragaman hayati dan daerah resapan air, dimana seluruh masyarakat yang tinggal di pulau ini bergantung padanya. Beberapa wilayah hutan penting ada di Pulau ini, sebut saja Taman Wisata Alam Bipolo, Taman Wisata Camplong, Cagar Alam Gunung Mutis, Hutan Lindung Gunung Timau, Taman Buru Dataran Bena, Kawasan Hutan Cagar Alam Kateri dan Maubesi. Di antara kawasan hutan tersebut, ekosistem Hutan Mutis-Timau adalah yang terluas (40.000 hektar). Kawasan ini juga merupakan habitat dari 6 burung endemik Timor.

Ada lebih dari empat jenis hutan tropis kering (hutan gugur tropis kering, hutan pegunungan atas, semi hutan hijau/semi-evergreen forest, dan hutan bakau). Adanya Hutan homogen Ampupu (Eucalyptus urophylla) dengan ketinggian 2000 asl mengindikasikan keunikan pulau ini dibandingkan pulau lainnya.


Hutan tersebut sangat penting bagi daerah cadangan air. Air mengalir melalui 3 DAS dan 13 anak sungai yang membelah wilayah daerah dan kota Kupang. Wilayah ini merupakan sumber mata air dan air tanah untuk mensuplai 1,2 juta penduduk di Timor Barat.


Monitoring dan controlling proyek

Monitoring dan controlling adalah kegiatan pengawasan/ monitoring dalam suatu proyek agar proyek bisa berjalan dengan lancar dan mendapatkan mutu yang baik, serta  penggunaan biaya dan waktu serta evaluasi atau pengambilan langkah-langkah yang diperlukan pada saat pelaksanaan, agar proyek dapat selesai sesuai dengan yang direncanakan 



Dalam rangka pengendalian dan pengawasan pekerjaan di lapangan atau lazim disebut monitoring ( Pengendalian Mutu, Waktu dan Biaya ) suatu media atau alat yang mampu merangkum informasi-informasi secara tepat dan cepat yang dapat diketahui. Umumnya pengendalian tersebut dipakai media jaringan kerja, curve S, formulir disamping Kontrak (spesifikasi Teknis, Gambar dsb ). Media komunikasi tersebut bermanfaat untuk memastikan tentang kondisi kemajuan proyek, masalah yang terjadi, serta keputusan dan tindakan yang diambil oleh stake holder. 



Adapun Pengendalian Proyek dilaksanakan secara umum dapat dikelompokan sebagai berikut:

  • Pengendalian Mutu.
  • Pengendalian Waktu
  • Pengendalian Biaya.




Kamis, 04 Juni 2020

Tingkatan pada BIM

Building Information Modelling atau lebih sering mendengar dengan istilah BIM adalah suatu proses yang dimulai dengan menciptakan 3D model digital ( bangunan secara virtual ) yang didalamnya berisi semua informasi bangunan tersebut, yang berfungsi sebagai sarana untuk membuat perencanaan, perancangan, pelaksanaan pembangunan, serta pemeliharaan bangunan 
Dengan BIM dapat memiliki permodelan 3D sehingga komunikasi menjadi lebih mudah dan jelas, dan ketika terjadi permasalahan dapat dengan mudah dideteksi sehingga membantu melakukan evaluasi dan membuat keputusan desain. 
Dengan BIM mendapatkan infomasi RAB, kebutuhan jumlah volume material, serta estimasi biaya yang lebih cepat dan akurat karena datanya dikeluarkan oleh model yang dibuat. 
Dengan BIM memudahkan untuk berbagi (sharing data) serta menggunakan data, karena menggunakan satu data tunggal untuk bekerjasama secara online ( cloud ), dan juga mempermudah untuk mengakses perkerjaan baik di meja kerja maupun ketika dilapangan. 
Dengan BIM maka bangunan dapat dianalisa terlebih dahulu seperti efek terhadap beban yang diterima, angin, cahaya, dan panas sehingga performa bangunan sesuai dengan yang diharapkan. 




Keuntungan dalam menggunakan BIM yang mana dapat selalu ber-inovasi untuk menghasilkan bangunan yang lebih kompetitif tanpa mengorbankan kualitas, karena biaya dapat diprediksi sebelum pelaksanaan pembangunan. Dengan sistem koordinasi dan kolaborasi antara pihak yang terkait proyek maka memudahkan komunikasi dan membuat keputusan sehingga mempercepat pelaksanaan proyek konstruksi. Dapat menghasilkan bangunan yang ramah lingkungan dan hemat energi, Karena bengunan yang baik tidak hanya dilihat dari segi bentuknya saja, tetapi juga waktu dan biaya pengerjaan serta hemat energi". 


Berikut Tingkatan pada BIM 
  • BIM Level 0. Ketika anda membuat gambar desain 2D menggunakan aplikasi CAD, contoh menggunakan AutoCAD.
  • BIM Level 1. Ketika anda sudah dapat menampilkan desain secara 3D, contoh menggunakan SketchUp, 3ds Max.
  • BIM Level 2. Ketika anda sudah dapat menghasil RAB/BQ, detail desain, dokumentasi, data dari 3D model yang kita buat, dan sudah bekerja secara kolaborasi dengan data dibuat secara terlampir tetapi tidak menghilangkan identitas maupun integritas-nya.
  • BIM Level 3. Ketika anda sudah bekerja secara kolaborasi penuh antara disiplin ilmu dengan satu model tunggal dan semua pihak dapat mengakses secara online, data yang dikelola termasuk penjadwalan konstruksi dan estimasi biaya, serta siklus proyek.






Rabu, 03 Juni 2020

Penjadwalan dan Pengadaan


Penjadwalan Pengadaan-Suatu rencana kerja dan penjadwalan tugas pada bangunan fisik diperlukan untuk menyelesaikan sebuah proyek konstruksi. Namun, proses konstruksi melibatkan lebih dari penempatan yang sebenarnya dari pekerjaan beton, baja dan bahan lainnya. Data submittal dan pengadaan terbukti menjadi masalah besar bagi banyak kontraktor. Ini adalah proses yang tidak dapat dihindari, maka ketika ada satu masalah,  bisa menjadi penyebab signifikan dari keterlambatan dalam proses pembangunan secara keseluruhan.





Sumber Masalah-Pekerjaan konstruksi tidak dapat dilakukan kecuali bahan yang diperlukan dikirim ke tempat kerja tepat waktu. Dalam kasus sering terjadi jenis bahan dan peralatan yang tidak biasa, adanya review, persetujuan, dan proses pengadaan dapat membuat waktu yang lama. Alasan penundaan pengadaan banyak dan beragam, namun beberapa yang paling menonjol seperti adanya Proses pengadaan secara berkesinambungan yang rumit melibatkan sejumlah besar pencacatan rinci dan beberapa dokumen. Sebagian besar kontraktor tidak berorientasi pada administrasi dokumen, melainkan untuk tindakan fisik. Sebagian besar tugas dilakukan berlangsung dari lapangan,yang mana banyak bagian dari proses dikendalikan oleh orang lain bukan manajer proyek dari waktu, jadwal, dan priotritas.





Senin, 01 Juni 2020

Kemajuan Pekerjaan

Pengukuran kemajuan pekerjaan merupakan sebuah kegiatan untuk mengukur, mengoordinasikan, dan menjelaskan kegiatan-kegiatan apa saja yang telah dikerjakan dalam sebuah proyek. Tahapan pengukuran ini akan digunakan sebagai acuan dalam menerima pembayaran dari pemilik proyek. Selain itu juga dapat dijadikan penilaian apakah proyek tersebut mengalami keterlambatan. Terdapat beberapa metode dalam pengukuran kemajuan pekerjaan:


Jumat, 29 Mei 2020

BIM ( Building Information Modeling )

Salah Satu dari definisi istilah BIM ( Building Information Modeling ) dalam konstruksi adalah proses sistem yang difokuskan pada pengembangan, penggunaan dan transfer model informasi digital dari suatu proyek konstruksi bertujuan untuk meningkatkan  fase desain, pelaksanaan dan pengoperasian atau sebagai portofolio.



Definisi lain BIM merupakan representasi digital dari karakteristik fisik dan fungsional Bangunan atau sarana infrastruktur. BIM adalah Alat sumber daya informasi untuk pengetahuan bersama tentang sejak awal konsepsi hingga pembongkaran sebuah bangunan atau sarana infrastruktur. Ketika diterapkan dengan benar, BIM dapat memberikan banyak manfaat untuk suatu proyek konstruksi. Penilaian BIM telah diilustrasikan melalui proyek yang terencana dengan baik yang menghasilkan peningkatan kualitas desain melalui analisis siklus yang efektif, prefabrikasi, kondisi lapangan yang dapat diprediksi, peningkatan efisiensi lapangan dengan memvisualisasikan jadwal konstruksi yang direncanakan, peningkatan inovasi melalui penggunaan aplikasi desain digital dan masih banyak lagi. Pada akhir fase konstruksi, informasi berharga dapat digunakan oleh operator gedung atau sarana infrastruktur untuk manajemen aset, perencanaan ruang, dan penjadwalan pemeliharaan untuk meningkatkan keseluruhan kinerja  atau sebagai portofolio. 




BIM Execution Planning

Kamis, 28 Mei 2020

Struktur Organisasi Proyek

Struktur organisasi proyek adalah sebagai sarana dalam pencapaian tujuan dengan mengatur dan mengorganisasi sumber daya, tenaga kerja, material, peralatan dan modal secara efektif dan efisien sebagai kontraktor pelaksana seharusnya menerapkan sistem manajemen sesuai kebutuhan proyek. Dengan adanya struktur organisasi ini, diatur pembagian tugas dan wewenang setiap bagian.


Pembagian tugas dan wewenang harus jelas agar setiap bagian memiliki pekerjaan dan tanggung jawab masing - masing serta memiliki keterkaitan satu dengan lainnya sebagai suatu tim.



Kembali ) Struktur Organisasi Proyek ( Lanjut )

Senin, 25 Mei 2020

Manajemen Mutu dalam Proyek Konstruksi

Dalam proyek konstruksi, skenario proses tidaklah sama dengan manufaktur, jika terjadi ada proses yang salah, pekerjaan yang tidak sesuai sangat sulit untuk diperbaiki dan tindakan perbaikan terkadang tidak memungkinkan. Maka manajemen mutu dimaksud adalah manajemen  untuk memenuhi tujuan yang ditentukan pemilik proyek. berdasarkan sifat kontrak antara para pihak yang memainkan peran dominan dalam sistem mutu yang diperlukan dari proyek tersebut, oleh karena itu tanggung jawab yang diberikan kepada kontraktor untuk tercapainya hal itu telah ditentukan dalam dokumen proyek,


termasuk rencana, spesifikasi, jadwal, dan daftar kuantitas. Adapun Kelola dan Kendali mutu dalam konstruksi biasanya melibatkan kepatuhan dengan minimum standar bahan, barang dan pengerjaan untuk memastikan kinerja mutu sesuai dengan desain. ( standar minimum yang tercantum dalam spesifikasi dokumen ).





Rencana Kerja

Pokok-pokok rencana kerja  
  • Menentukan target, karena tanpa adanya target sukar untuk membuat evaluasi, 
  • Kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan.
  • Urutan kegiatan,
  • Jangka waktu yang diperlukan oleh masing-masing., 5.Tersedianya alat ukuran/standar, 6.Memperhatikan contingency factor.

  • Tersedianya alat ukuran/standar,
  • Memperhatikan contingency factor.




Jadwal Proyek

Penjadwalan proyek memegang peranan penting dalam keberlangsungan proyek konstruksi. Tahapan-tahapan kegiatan dalam konstruksi perlu disortir dan dijadwal sedemikian sehingga proyek konstruksi dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan ekonomis.



Secara umum, penjadwalan proyek berfungsi : •Mengatur waktu penyelesaian proyek se-efisien mungkin, •Mendeskripsikan urutan tahapan-tahapan kegiatan pekerjaan konstruksi, •Mengatur pendistribusian sumber daya tenaga kerja, alat, dan material, •Melihat kemajuan proses proyek konstruksi, •Mengevaluasi dan mengatur jadwal kembali apabila terjadi kendala di lapangan, •Sebagai acuan dalam penerimaan pembayaran dari pemilik proyek.




Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Produktifitas

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas  Ada lima faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas suatu pekerjaan konstruksi antara lai...